Hewan · Antarktika, Georgia Selatan
Krill antarktika
Euphausia superba — nama hewan ini dalam bahasa yang dipakai bersama oleh para ilmuwan di seluruh dunia.
Krill antarktika adalah hewan mirip udang dengan panjang sekitar enam sentimeter yang berenang dalam kawanan begitu padat sehingga air laut tampak merah muda. Hampir semua makhluk yang hidup di Samudra Selatan bergantung pada satu hewan kecil ini.


Kredit foto: Krill666.jpg (CC BY-SA 3.0) · Dr. Wayne Trivelpiece (Domain publik) · Wikimedia Commons
Di mana krill antarktika hidup?
Habitat: perairan terbuka yang dingin dan dunia di bawah es di Samudra Selatan.
Di alam liar, hewan ini hidup di negara-negara ini: Antarktika, Georgia Selatan.
Status konservasi menurut IUCN: tidak dalam bahaya.
Profil singkat
Saat dewasa: panjang hingga 6 cm. Beratnya sekitar 0 002 kilogram. Makanannya: makhluk-makhluk kecil yang disaringnya dari air.
Kisah di baliknya
Satu krill beratnya tidak lebih dari dua gram, tetapi mereka berkumpul dalam kawanan berisi puluhan ribu ekor di setiap meter kubik air, dan satu kawanan bisa membentang sepanjang beberapa kilometer. Mereka makan dengan keranjang dari kaki-kaki berbulu kaku yang menyaring ganggang mungil dari air laut, dan pada musim semi mereka mengeruk lapisan ganggang hijau dari bagian bawah es laut dengan sisir yang sama. Paus biru, anjing laut pemakan kepiting, penguin, dan albatros semuanya memakan krill, sehingga orang menyebut krill sebagai makanan yang menyatukan Samudra Selatan. Krill bisa bercahaya: organ-organ kecil di tubuhnya memancarkan cahaya biru kehijauan yang mungkin membantu mereka tetap berkelompok dalam gelap. Karena cangkangnya tidak bisa meregang, mereka berganti kulit berkali-kali, dan saat makanan langka mereka bisa berganti kulit menjadi tubuh yang lebih kecil, bukan lebih besar. Setiap musim panas, kapal-kapal penangkap ikan mengambil krill untuk peternakan ikan dan suplemen makanan, sehingga jumlah tangkapannya dibatasi oleh perjanjian internasional. Para ilmuwan mengawasi krill dengan cermat, karena es laut yang terbentuk lebih lambat dalam setahun membuat krill muda mendapat lebih sedikit makanan.
Temukan di globe
Krill antarktika ada di globe sebagai sosok mungil beranimasi yang bernapas dan melihat ke sekeliling. Dari jauh, planet ini hanya bola biru; detailnya baru muncul saat kamu memperbesar, dan tempat ini terlihat begitu kamu sudah cukup dekat. Buka di globe.
Tempat ini berada tepat di koordinat aslinya, bukan sekadar di dekatnya — angka yang sama dengan yang tercantum pada fakta di atas. Matikan lapisan untuk jenis tempat ini, dan tempat itu menghilang lagi; tombolnya ada di sepanjang tepi kanan.
Pertanyaan dari anak-anak
Seperti apa rupa krill antarktika?
Ia tampak seperti udang kecil yang tembus pandang, dengan mata hitam dan garis hijau di dalam tubuhnya, yaitu ganggang yang baru saja dimakannya. Hewan dewasa mencapai panjang sekitar enam sentimeter dan berat sekitar dua gram.
Di mana krill antarktika hidup?
Ia hidup di sekeliling Antarktika di Samudra Selatan, dengan kawanan yang sangat besar terutama di Laut Scotia dekat Georgia Selatan. Setiap hari hewan-hewan ini bergerak naik turun di dalam air dan sering berada dekat dengan es laut.
Mengapa krill begitu penting?
Krill mengubah ganggang mungil di laut menjadi makanan yang bisa ditangkap hewan yang lebih besar, sehingga paus, anjing laut, penguin, dan burung laut semuanya memakannya. Jika semua krill di Samudra Selatan dijumlahkan, beratnya mencapai ratusan juta ton.
Dari mana angka-angka ini berasal
Setiap angka di halaman ini sudah diperiksa dengan sumber rujukan publik sebelum diterbitkan. Jika sumber-sumber benar-benar berbeda pendapat, teksnya menyebutkan hal itu.
Terakhir diperiksa: